8 Aplikasi iOS Yang Paling Tepat untuk Mendukung Produktivitas

Berikut adalah 8 aplikasi iOS yang menurut saya sangat mendukung dalam produktivitas kerja dalam sehari-hari, maupun membantu kita dalam mencari ataupun untuk terus menemukan ide-ide kreatif: 


Telegram

Telegram merupakan salah satu aplikasi terbaik untuk fitur chat, selain WhatsApp. Selain mendukung fitur enkripsi, menggunakan aplikasi Telegram ini kita bisa mengikuti atau bergabung dengan beberapa/banyak channel ataupun group yang bermanfaat untuk menambah pengetahuan secara positif dan juga untuk memperluas networking. Selain format mobile, tersedia juga dalam format desktop yang bisa diakses melalui laptop atau komputer.


Slack

Slack juga menampilkan fitur untuk chat, dan juga sangat bermanfaat untuk berkomunikasi secara grup ataupun dengan melibatkan banyak orang. Jika kita memiliki satu unit tim yang berhubungan dengan pekerjaan, dengan aplikasi ini bisa tersambung dan mampu berkoordinasi dalam situasi apapun, Slack adalah kuncinya.


Flipboard

Ini semacam kumpulan majalah dan aneka informasi dalam satu tempat. Banyak sekali 'ilmu' dan pelajaran yang bisa kita dapat dari sini. Kita bisa membuat personalisasi tema sesuai dengan subyek yang kita mau. Saya melakukan personalisasi tema untuk kategori entrepreneur, digital media, online marketing, coconut, chocolate, blogging, social media, mobile advertising, content marketing, coffee, dan digital marketing. Namun saya masih suka dengan tampilan dan fitur di era Zite dulu (sebelum diakuisisi oleh Flipboard) yang cukup minimalis, light dan sepertinya algoritma untuk tema-tema yang setopik dan kita sukai lebih akurat dibandingkan dengan algoritma era Flipboard sekarang (IMHO).


Pocket

Dari satu gadget yang kita miliki dan kita genggam kemanapun pergi, setiap hari mungkin kita menerima begitu banyak informasi yang masuk. Dalam satu hari kita juga bisa melahap puluhan artikel dari berbagai situs, dan mungkin saja kita mau mengingatnya untuk dibaca kembali besok ataupun minggu depan, itulah gunanya Pocket. Bisa di-instal sebagai Chrome extension kalau kita menggunakan browser Google Chrome.


Dropbox

Beberapa tahun silam saya biasa menyimpan satu atau beberapa file dalam draft email, agar suatu saat kalau kita perlukan atau modifikasi file tersebut, kita ingat dimana tempatnya dan bisa diakses secara mudah. Kini semenjak era cloud, berbagai layanan media penyimpanan berbasis cloud tersedia dengan berbagai kapasitas dan gratis pula. Salahsatunya adalah Dropbox, sebagai media penyimpanan berbagai bentuk atau jenis file, bisa kita akses kapanpun dan darimanapun. Layanan sejenis ada juga Google Drive, Box, dan OneDrive.


Spotify

Lagi bosan dengan rutinitas harian ataupun suntuk dengan berita politik? Aplikasi musik ini bisa membantu merubah suasana. Dengan model layanan pengaliran musik (music streaming) kita bisa akses lebih dari tigapuluh juta kolekasi lagu dari artis penyanyi atau band dengan genre apapun. Layanan ini tersedia secara gratis (dengan iklan), juga layanan premium yang tiap bulannya berkisar Rp 49.990,- (personal/Indonesia). Bisa diakses melalui smartphone dan desktop, atau bisa juga akses menggunakan Chromecast.


Primer

Belajar digital marketing & strategy secara gratis? Aplikasi yang dirilis oleh Google ini bakal banyak membantu. Dengan beragam fitur yang selalu update, Primer mampu memberikan pemahaman secara mudah dan cepat mengenai teknik digital marketing dan juga pemahaman konsep-konsep digital dan online secara umum. Saya sendiri sangat jatuh cinta dengan aplikasi ini sejak awal, sejak masih dirilis di Amerika (US only) dan tersedia eksklusif di iOS, hingga akhirnya belum begitu lama aplikasi ini tersedia juga di Android dan bisa diakses di seluruh dunia.


Buffer

Sedang aktif di media sosial? Atau memiliki pekerjaan sebagai admin strategis Facebook, LinkedIn, Twitter, Google+, Instagram? Aplikasi Buffer ini bakal memberikan bantuan. Kita bisa memiliki pengaturan secara otomatis berkaitan dengan update maupun posting. Sesuai tagline yang dimiliki oleh Buffer: social media management platform, jadi Buffer memberikan dukungan dan kemudahan bagi kita untuk melakukan segalanya dalam satu kesempatan melalui berbagai jenis jejaring sosial. 


Bagaimana dengan aplikasi iOS favorit versi kamu?


Foto: FFCU

Peraturan Presiden No. 74/2017 tentang Peta Jalan Sistem Perdagangan Nasional Berbasis Elektronik

Dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor: 74 Tahun 2017 tentang Peta Jalan Sistem Perdagangan Nasional Berbasis Elektronik (Road Map e-Commerce) Tahun 2017-2019 disebutkan, bahwa Peta Jalan Sistem Perdagangan Nasional Berbasis Elektronik (SPNBE) 2017-2019 sebagaimana dimaksud tercantum dalam lampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Perpres ini. 

Dalam lampiran Perpres tersebut, Peta Jalan SPNBE 2017-2019 sebagaimana dimaksud dimuat dalam bentuk tabel, yang terdiri atas: Nomor; Program; Kegiatan; Keluaran; Target Waktu Penyelesaian; Penanggung Jawab; dan Instansi Terkait.

Dengan dikeluarkannya Perpres ini diharapkan mampu mendukung sepenuhnya terciptanya sistem yang solid terkait perdagangan nasional berbasis elektronik. Sementara menurut Gubernur Bank Indonesia, Agus Martowardojo, di tahun 2016 nilai keseluruhan dari transaksi e-commerce di Indonesia mencapai hampir 5,6 milyar dollar. 

Sementara di tengah maraknya kabar terjadinya 'penurunan daya beli masyarakat', menurut Tito Sulistio selaku Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), membantah adanya penurunan daya beli masyarakat. Menurutnya, yang terjadi saat ini adalah perubahan pola konsumsi masyarakat. Dia mencontohkan, ada sekitar 4,6 juta orang yang berbelanja melalui aplikasi GO-JEK, salah satunya membeli makanan. Sayangnya, makanan tersebut dibeli dari UMKM yang tidak terlacak oleh Ditjen Pajak, sehingga aktivitas pembelian tersebut tidak tercatat.

Masih terbukanya peluang perdagangan secara elektronik ini, membuat saya juga terus mempelajari tentang sistem dan cara "dagang online" yang efektif serta efisien, karena saya juga ingin menjadi 'pelaku' dan memulainya dari usaha-usaha kecil. Harapannya bagi pelaku UMKM khususnya, Perpres ini mampu memberikan peluang dan kesempatan untuk terus tumbuh dan mendukung produk-produk usaha kecil serta mikro terus berkembang secara luas.


Sumber: Sekretariat Kabinet Republik Indonesia

Foto: Christopher Gower/Unsplash

Lampung Coffee Business Meeting

Event Coffee Business Meeting yang digelar hampir seminggu lalu, 2-3 Agustus 2017, bertempat di kota Bandar Lampung hingga Liwa, dengan mengambil tema: Membidik Peluang Bisnis Fine Robusta Omset Ratusan Juta, diikuti oleh berbagai peserta dari berbagai wilayah, termasuk juga dari negara tetangga.

Ada empat pembicara yang dihadirkan masing-masing yaitu:

dan berikut bisa disimak materi yang disampaikan oleh para pembicara juga tanya jawab dari peserta dengan durasi hampir 110 menit:

Untuk file di atas bisa juga diunduh disini (101,2 MB): https://akur.me/cbm2017

Foto: DesignersPics