Posts for Tag: Spotify

Mendengarkan Joey Alexander

Beberapa minggu lalu ramai diberitakan pianis jazz cilik muda asal Indonesia, Joey Alexander, yang mendapatkan dan masuk nominasi Grammy Award ke-58 kategori Best Jazz Instrumental Album untuk albumnya yang bertajuk My Favorite Things dan Best Improvised Jazz Solo untuk lagu "Giant Steps", merupakan lagu dengan durasi terpanjang 10 menit dan 15 detik di album tersebut.

Sebelumnya saya tidak terlalu ngeh dengan Joey Alexander yang saat merilis album jazz-nya berumur 12 tahun, seumuran anak-anak kita saat ini, apalagi di ranah musik jazz yang memang tidak terlalu saya pahami. Dan saya juga belum lama menemukan tulisan dari beliau sang kritikus musik flamboyan almarhum kang Denny Sakrie yang berkisah tentang sepak terjang sosok Joey Alexander.

Tidak berlebihan juga hingga New York Times menurunkan satu tulisan pada Mei 2015 tidak lama setelah album My Favorite Things dirilis, dan menariknya di bagian akhir tulisan tersebut Joey Alexander disejajarkan dengan Gadi Lehavi dari Israel, Beka Gochiashvili dari Georgia, dan Julian Lage dari California yang ketiganya merupakan the most dazzling jazz prodigies (prodigy-s) di saat usia mereka masih muda belia. Menurut Oxford Dictionary, yang dimaksud dengan istilah prodigy /ˈprɒdɪdʒi/ adalah young person who is unusually intelligent or skillful for their age.

Yang ingin saya tegaskan dari tulisan di blog ini adalah, saya mengapresiasi penuh kedua orang tua Joey Alexander, Denny Sila & Fara Urbach, mungkin dengan latar belakang dan pemahaman 'industri' musik yang cukup, saya menilai cukup berani dalam mengambil keputusan menyangkut 'masa depan' anaknya. 'Merelakan' untuk bergabung dan signed dengan Motéma Music dan akhirnya sekeluarga harus hijrah dari Bali ke Jakarta dan akhirnya ke New York adalah pilihan yang sangat tepat dan... akhirnya terbukti. Bila harus berkarir di kancah musik (nasional) dulu mungkin perjalanan Joey Alexander masih akan panjang dan berliku meski dengan kemampuan si Joey yang luar biasa ini, apalagi melihat situasi industri musik Indonesia secara keseluruhan yang seperti demikian adanya... ehemmm.

Untuk mengakses album My Favorite Things ini tidak sulit, seperti biasa saya menggunakan layanan musik streaming premium berbayar "Spotify" yang berasal dari Swedia, yang saat ini memang belum masuk ke Indonesia. Dan dahi saya berkerut saat mendengarkan lagu-lagu di album milik Joey Alexander ini, he's just 12 years old! :D... Oke, kita tunggu Grammy Awards 2016 yang akan diselenggarakan pada 15 Februari 2016 di Staples Center, Los Angeles. Good luck, Joey!

Image Credit: Motéma Music

Music Is Like Running Water or Electricity?

Sudah hampir beberapa bulan ini sejak akhir tahun 2013 lalu saya seringkali menikmati layanan music streaming Spotify. Layanan musik internasional yang berasal dari Swedia, belum masuk ke Indonesia, namun sudah tersedia di Hongkong, Malaysia, Singapura, dan baru saja Filipina.

Saya mengakses Spotify dibantu dengan menggunakan VPN (Virtual Private Network). Di komputer saya meng-install 'Hotspot Shield', sementara di perangkat mobile saya install 'SurfEasy'. Layanan yang saya gunakan adalah gratis alias tidak berbayar. Sempat mau coba layanan premium atau berbayar namun kartu kredit ditolak karena berasal dari luar Amerika Serikat. Dan akhirnya saya membeli 'gift card' dari Amerika seharga hampir $9 sekian untuk mencoba merasakan sensasi layanan music streaming ini.

Untuk layanan non-premium bisa mengakses layanan music streaming ini secara gratis, hanya kadang jeda antar lagu diisi selingan iklan beberapa detik. Tidak perlu media penyimpanan atau download, hanya dibutuhkan akses internet normal dan lancar, seperti halnya mendengarkan radio online. 

Katalog lagu yang tersedia di Spotify sudah ada lebih dari 20 juta lagu dari berbagai macam genre dan jenis. Ada juga lagu-lagu dari talen independen Indonesia, seperti yang sudah bergabung melalui usaha rintisan saya, distribusi musik digital Gotong Royong Music

Bisa dibayangkan berapa waktu/tahun yang dibutuhkan untuk mengakses dan mendengarkan hampir 20 juta lagu? Jika 1 lagu rata-rata memiliki durasi 5 menit, total 100 juta menit... Musik apapun, kapan saja, dimana saja... gratis. Tapi ada juga layanan premium yang berbayar. Music is like like running water or electricity? - David Bowie

Bagaimana musikmu?

Jumlah Pengguna Situs Jejaring Sosial & Aplikasi Di 2013

Di salah satu artikel Buzzfeed, terdapat kompilasi daftar jumlah pengguna situs jejaring sosial dan aplikasi (mobile) hingga tahun 2013 ini. 

Berikut daftar lengkapnya:

  1. Facebook: 1,1 milyar pengguna
  2. YouTube: 1 milyar pengguna
  3. QQ: 700 juta pengguna
  4. Weibo: 503 juta pengguna
  5. Google+: 343 juta pengguna
  6. WeChat: 320 juta pengguna
  7. Shazam: 300 juta pengguna
  8. Yahoo Mail: 281 juta pengguna
  9. Skype: 280 juta pengguna
  10. Zynga: 232 juta pengguna
  11. WhatsApp: 200 juta pengguna
  12. Twitter: 200 juta pengguna
  13. Soundcloud: 180 juta pengguna
  14. Pandora: 175 juta pengguna
  15. Badoo: 172 juta pengguna
  16. Tumblr: 170 juta pengguna
  17. LinkedIn: 160 juta pengguna
  18. Snapchat: 150 juta pengguna
  19. Line: 150 juta pengguna
  20. Instagram: 100 juta pengguna
  21. Flickr: 87 juta pengguna
  22. Yelp: 84 juta pengguna
  23. Flipboard: 53 juta pengguna
  24. Evernote: 50 juta pengguna
  25. Pinterest: 48,7 juta pengguna
  26. Kik Messenger: 30 juta pengguna
  27. MySpace: 25 juta pengguna
  28. Spotify: 24 juta pengguna
  29. Path: 10 juta pengguna
  30. Instapaper: 2 juta pengguna

Dari sekian puluh aplikasi tersebut yang aktif saya pergunakan hingga saat ini: Facebook, YouTube, Google+, Shazam, Yahoo Mail, WhatsApp, Twitter, Soundcloud, Tumblr, LinkedIn, Instagram, Flickr, Flipboard, Evernote, Spotify & Instapaper.

Sebuah indikasi yang 'positif' bagaimana seseorang menghabiskan waktu kesehariannya di era internet sekarang. :-)